Merangkai Kata, Berbagi Karya

Sebuah buku selalu memiliki cerita. Kali ini, kisah itu lahir dari tangan-tangan kecil yang berani bermimpi dan para guru yang setia membimbing.

Antologi Puisi SDN 013 Sekupang : Jeritan Alam

Di balik setiap puisi yang ditulis, tersimpan keberanian untuk bermimpi, kepekaan untuk merasakan, dan semangat untuk berkarya. Itulah yang dilakukan oleh guru dan para siswa SDN 013 Sekupang ketika bersama-sama melahirkan sebuah buku antologi puisi sebagai wujud kreativitas literasi, berjudul Jeritan Alam.

Sebagai wujud kepedulian agar karya ini dapat menginspirasi lebih banyak pembaca, buku antologi puisi Jeritan Alam dihibahkan kepada Perpustakaan Umum Kota Batam. Buku tersebut diserahkan secara langsung oleh perwakilan guru SDN 013 Sekupang, Bapak Hotler Pandiangan dan Ibu Susiani, pada Senin, 29 Juni 2026.

Buku ini bukan hanya menjadi kumpulan kata-kata indah, tetapi juga menjadi jejak perjalanan belajar yang penuh makna. Setiap halaman merekam imajinasi, harapan, dan sudut pandang anak-anak yang tumbuh dalam bimbingan para guru, sekaligus menjadi ruang bagi mereka untuk berani menuangkan pikiran dan perasaan melalui tulisan. Melalui kata-kata, para penulis cilik belajar mengenali diri, menyampaikan gagasan, dan mengekspresikan isi hati mereka.

Sebuah langkah sederhana yang membawa pesan besar bahwa karya akan memiliki makna yang lebih luas ketika dibagikan. Kini, setiap lembar yang mereka tulis akan menjadi bagian dari koleksi yang dapat dibaca oleh masyarakat, membuka ruang bagi lahirnya inspirasi dan semangat berkarya bagi siapa saja yang membacanya.

Semoga setiap puisi yang hadir di dalam buku ini mampu menumbuhkan kecintaan terhadap literasi, menggerakkan keberanian untuk menulis, dan mengingatkan kita bahwa setiap anak memiliki cerita yang layak didengar dan dihargai. Literasi tidak hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga tentang meninggalkan jejak kebaikan melalui karya yang terus hidup dan menginspirasi. (MS)