Workshop Literasi “Peran Ibu dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosional Anak”.

Batam – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batam menyelenggarakan Workshop Literasi bertema “Peran Ibu dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosional Anak” sebagai upaya meningkatkan budaya literasi keluarga sekaligus memperkuat kapasitas para ibu dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Kegiatan ini diikuti oleh kader Tim Penggerak PKK dari seluruh kecamatan dan perwakilan kelurahan se-Kota Batam.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Ibu Hj. Erlita Amsakar. Dalam arahannya, beliau mengajak seluruh kader PKK untuk terus meningkatkan kapasitas diri sebagai pendamping keluarga sekaligus menjadi teladan dalam membangun komunikasi yang hangat dan penuh kasih sayang di lingkungan rumah tangga. Menurutnya, ibu memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk kecerdasan emosional anak melalui perhatian, keteladanan, serta kebiasaan positif yang diterapkan setiap hari.

Workshop dibuka secara resmi melalui sambutan Wali Kota Batam yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Batam, Bapak Heriman, HK. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya bertumpu pada pendidikan formal, tetapi juga dimulai dari lingkungan keluarga. Peran seorang ibu sebagai pendidik pertama dan utama sangat menentukan dalam membentuk karakter, kepribadian, serta kecerdasan emosional anak.

Workshop menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Tengku Riska AS Shaadah dan Mashita Ulfah. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti workshop dengan penuh antusias. Berbagai pertanyaan dan pengalaman dibagikan dalam sesi diskusi interaktif, khususnya mengenai tantangan mendampingi anak di era digital, membangun komunikasi yang efektif dalam keluarga, serta menumbuhkan minat baca sejak usia dini.

Melalui penyelenggaraan Workshop Literasi ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batam berharap para kader PKK yang berasal dari setiap kecamatan dan kelurahan dapat menjadi pelopor dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya budaya literasi keluarga serta penguatan kecerdasan emosional anak.